INGGRIS (dp) – Semua berawal kala seorang Steve Clark menghancurkan mesin yang bertengger di atas sasis BSA A7 nya di tahun 1967
Motor yang akrab disapa The Bitch ini menjadi fenomena yang melegenda di daratan Britania Raya. Mungkin lantaran masih dalam kondisi yang prima walaupun telah malang melintang lebih dari empat dekade. Atau bisa jadi karena motor ini dibuat dengan menggunakan sedikit sisa-sisa sepeda motor kreasi pabrikan yang menjadi ikon setelah Perang Dunia.
Steve “Swede” Clark membangun TriBSA ini di tahun 1968. Kenapa disebut TriBSA? Jawabannya hanya satu, karena dibuat dengan menggunakan sasis BSA dan mesin Triumph. Lalu apa alasan Swede? “Saya selalu berargumen bahwa frame bawaan BSA lebih baik dibanding sasis milik Norton, namun tidak ada seorangpun yang tertarik dan memikirkan untuk menaruh mesin Triumph di atasnya,” jelas Clark. “Dan itulah yang menginspirasikan saya untuk membuat TriBSA: Mesin Triumph Thunderbird 750cc yang ditopang oleh sasis BSA,” tambahnya.
Tidak cukup menggunakan mesin Triumph standar, Clark juga memberikan sentuhannya di dapur pacu tersebut. Mulai dari pengadopsian cylinder barrel Mk 1 Morgo, T140 head (Bonneville), karburator Amal GP, lightened crank dan gearbox milik BSA Gold Star RRT2. Untuk rem belakang masih memakai tromol asli bawaan BSA dan rem tromol depan mencangkok merek Fontana 260mm. Pengendalian makin sempurna setelah Clark menambahkan sistem suspensi bawaan Noroton Roadholder.
Copyright | Berita Otomotif Online by www.dapurpacu.com
Berita Terkait:





Tweet This
Share This
Digg This
Save to delicious
Stumble it
RSS Feed
Suara Knalpot Drifting Paling Kocak
Eksis 40 Tahun, Majalah Cycle News Ditutup!
Sports Car David Beckham Terjual Hampir 1 Miliar
Cerita di Balik “Kentucky Kid” Nicky Hayden











