JAKARTA (DP) — Indonesia juga bisa memroduksi ban ramah lingkungan. Contohnya Gajah Tunggal — produsen ban lokal — yang belum lama ini meluncurkan GT Radial Champiro ECO di arena Pekan Raya Jakarta (PRJ) 2010. Ban terbaru ini diklaim Gajah Tunggal lebih ramah lingkungan.
Karena isunya ramah lingkungan, peluncuran GT Radial Champiro ECO dilakukan oleh Menteri Perdagangan Republik Indonesia, Marie Elka Pangestu. Ban dengan ciri aksen warna hijau pada beberapa bagian tulisannya itu juga dilabeli rekor MURI, sebagai ban ramah lingkungan pertama buatan nasional.
”Perusahaan domestik yang hendak menjual produknya ke pasar lokal harus mengantisipasi dari sisi ramah lingkungan. Demikian juga produk yang dipasarkan di dalam negeri. Ban GT Radial Champiro Eco lebih tahan lama dan dapat menghemat bahan bakar sehingga mengurangi emisi CO2, seperti yang menjadi program pemerintah dalam mengurangi emisi CO2 26% pada 2020,” jelas Marie.
Menggunakan Nanotek Sililca Technology, GT Radial Champiro ECO merupakan ban generasi baru berkualitas tinggi. Ban ini mampu menghemat pemakaian bahan bakar karena desain kembangan didesain tidak membikin mobil berat meluncur. Dengan penghematan bahan bakar, otomatis emisi CO2 berkurang.
Soal kenyamanan, GT Radial Champiro ECO juga diklaim punya kenyamanan tinggi. Ban ini memenuhi standar regulasi Eropa dalam tingkat kebisingan. Selain itu, Champiro ECO juga menghasilkan daya cengkeram (grip) dan tingkat pengereman optimal, baik di permukaan jalan basah maupun kering. (dp/Don)
© 2010, Majalah Otomotif Online by. Dapurpacu.com. All rights reserved.
Tidak ada berita terkait.






Nissan Munculkan Situs untuk MPV Anyar
Nissan Perluas Jaringan di Pulau Jawa
MPV Ideal Harus Dilengkapi Banyak Fitur
Nissan Juke-R Bisa Dipesan

GT Radial Drift Bertekad Juarai Formula Drift Asia 2012
IRC International Motocross Championship 2012 Seri 3: Dominasi Husqvarna
Dara Muda Ban Zeneos
Ban Zeneos Tawarkan Program Tukar-Tambah